Orang Medan Punya Cerita
Indeks
banner 728x250

Pemuda Tewas Diduga Tertembak Saat Tawuran Brutal di Medan Labuhan, Polisi Selidiki Asal Tembakan

banner 468x60

MEDAN – Aksi bentrokan antarkelompok pemuda kembali memakan korban jiwa di Kota Medan. Seorang pemuda berinisial D, warga Pasar Pekong, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terkena tembakan pada bagian wajah saat tawuran yang terjadi di kawasan Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (18/7/2026) dini hari.

Peristiwa yang berlangsung di sekitar terowongan jalan tol dekat kawasan PT Agro Raya Mas itu sempat menimbulkan kepanikan warga. Selain menewaskan satu orang, bentrokan juga mengakibatkan sejumlah warga dan pemuda lainnya mengalami luka-luka.

banner 325x300

Lurah Sei Mati, Yogi Fatresya Wahyu, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan korban diduga mengalami luka tembak pada bagian mata sebelum akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Delima.

“Informasi yang kami terima, korban terkena tembakan di bagian mata saat berada di lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Delima, namun meninggal dunia dalam perjalanan,” ujar Yogi.

Selain korban meninggal, Yogi menyebut terdapat beberapa warga yang turut menjadi korban dalam bentrokan tersebut. Sebagian mengalami luka akibat benda tajam, sementara lainnya diduga terkena tembakan senapan angin.

“Ada juga warga kami yang mengalami luka, salah satunya diduga terkena tembakan di bagian kaki. Saat ini kami masih mendata seluruh korban yang mengalami luka,” katanya.

Menurut Yogi, hingga kini penyebab pasti bentrokan belum diketahui. Namun, kawasan tersebut memang kerap menjadi lokasi terjadinya aksi tawuran antarkelompok pemuda.

Pemerintah kelurahan, lanjutnya, selama ini telah berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri untuk meningkatkan patroli keamanan. Meski demikian, aksi tawuran masih sering terjadi karena para pelaku diduga mencari waktu dan celah saat pengawasan aparat berkurang.

“Kami sebenarnya sudah rutin berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk melakukan patroli. Namun mereka selalu mencari kesempatan ketika situasi lengah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Hamzar Nodi, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap kejadian.

Menurutnya, hingga saat ini keluarga korban belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian. Penyidik juga masih mendalami penyebab pasti meninggalnya korban, termasuk memastikan apakah korban meninggal akibat tawuran atau peristiwa lain yang berkaitan.

“Kami masih melakukan pendalaman. Keluarga korban juga belum membuat laporan resmi. Semua fakta masih kami kumpulkan agar penyebab kematian korban dapat dipastikan,” ujar Hamzar.

Hal senada disampaikan Kapolsek Medan Labuhan, Kompol D. Raja Putra Napitupulu, yang membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk asal tembakan yang diduga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Benar, kejadian tersebut sedang dalam proses penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan para saksi serta barang bukti di lokasi kejadian,” kata Raja Putra Napitupulu saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat maupun jenis senjata yang digunakan dalam bentrokan tersebut. Aparat juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta menelusuri berbagai barang bukti untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi tawuran yang menewaskan seorang pemuda itu.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikannya kepada penyidik guna mempercepat proses pengungkapan perkara. Polisi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh lingkungan dan orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas para remaja guna mencegah terulangnya aksi tawuran yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dan kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan kasus setelah seluruh fakta berhasil dihimpun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *