Orang Medan Punya Cerita
Indeks
banner 728x250

Peringati Haornas ke-43, Bobby Nasution Guyur Tali Asih untuk 13 Atlet Legendaris Sumut

banner 468x60

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memberikan penghargaan berupa tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi yang pernah mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah internasional. Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, saat memimpin upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (14/9/2026).

Pemberian tali asih ini menjadi wujud penghormatan Pemprov Sumut atas dedikasi dan pengorbanan para atlet legendaris dalam memajukan dunia olahraga Tanah Air. Penerima penghargaan terdiri dari 6 atlet umum dan 7 atlet disabilitas.
“Ini bentuk apresiasi dan penghormatan masyarakat Sumut atas prestasi luar biasa bapak dan ibu sekalian yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” ujar Bobby Nasution.

Deretan Legenda Olahraga Penerima Penghargaan

Para penerima tali asih merupakan sosok-sosok yang mencatatkan tinta emas di berbagai ajang olahraga internasional:
  • Atlet Umum:
    • Sutiyono: Legenda balap sepeda nasional (7 medali emas SEA Games).
    • Mardi Lestari: Mantan pelari tercepat di Asia.
    • Lamhot Simamora: Petinju legendaris tak terkalahkan.
    • Lidya S. Titaley: Peraih 4 medali emas SEA Games.
  • Atlet Disabilitas (Para Games):
    • Nasip Farta Simanja: Peraih 10 medali emas catur ASEAN Para Games.
    • Rosalina Manurung: Kolektor 6 emas ASEAN Para Games dan 1 emas Asian Para Games.
    • Azhar Panjaitan & Ismayuddin Simangunsong: Atlet catur berprestasi di tingkat Asia Tenggara.
    • Anto Boy & Yuddi Ana: Atlet unggulan cabang olahraga berat dan atletik.

Dorong Pembangunan Ekosistem dan Industri Olahraga

Tak sekadar memberikan penghargaan, Bobby Nasution menekankan pentingnya membangun budaya olahraga di tengah masyarakat. Menurutnya, kejayaan olahraga tidak hanya diukur dari raihan medali, tetapi juga dari lahirnya ekosistem yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
  • Budaya Olahraga: Menjadikan aktivitas fisik sebagai gaya hidup masyarakat luas.
  • Pembinaan Berkelanjutan: Atlet juara lahir dari ekosistem masyarakat yang gemar berolahraga.
  • Industri Olahraga: Membangun nilai ekonomi yang melibatkan pemerintah, atlet, pembina, dan pemangku kepentingan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *