MEDAN – Komando Ojol Indonesia Raya (KOJIRA) memasuki babak baru dalam penguatan struktur dan tata kelola organisasi. Dewan Pembina KOJIRA, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Ketua Umum KOJIRA, Rudi Zulham Hasibuan, di Medan, Sabtu (1/8/2026).
Penyerahan SK tersebut menjadi penanda sahnya kepengurusan KOJIRA secara administratif sekaligus memperkuat landasan organisasi dalam menjalankan program dan memperjuangkan aspirasi para pengemudi ojek online.
Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan Sekretaris Umum, Bendahara Umum, jajaran pengurus, serta anggota KOJIRA. Momentum tersebut juga menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.
Bunda Yin berharap jajaran pengurus mampu menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi internal, serta membangun kolaborasi yang konstruktif dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, KOJIRA memiliki posisi strategis sebagai wadah yang menghimpun aspirasi dan memperjuangkan kepentingan pengemudi ojek online, termasuk dalam mendorong peningkatan kesejahteraan serta penguatan kapasitas anggota.
“Dengan kepengurusan yang solid dan tata kelola yang baik, KOJIRA diharapkan dapat menjadi organisasi yang semakin profesional serta mampu memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi ojek online,” ujar Bunda Yin.
Sementara itu, Ketua Umum KOJIRA, Rudi Zulham Hasibuan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Dewan Pembina. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian.
“Kepengurusan ini bukan sekadar jabatan, melainkan amanah besar untuk memperjuangkan kepentingan para pengemudi ojek online. Kami akan bekerja secara profesional, memperkuat konsolidasi internal, serta menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota,” kata Rudi.
Setelah diterbitkannya SK kepengurusan, KOJIRA akan memfokuskan langkah pada penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya anggota, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai pihak.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi KOJIRA sebagai organisasi yang adaptif terhadap perkembangan sektor transportasi berbasis digital sekaligus mampu merespons berbagai tantangan yang dihadapi pengemudi ojek online.
Penyerahan SK juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antaranggota dan memperkuat peran KOJIRA dalam pemberdayaan sektor transportasi digital. Dengan legalitas organisasi yang semakin kuat serta kepengurusan yang solid, KOJIRA optimistis dapat berkembang menjadi organisasi yang profesional, terpercaya, dan memberikan kontribusi nyata bagi anggota maupun masyarakat luas.















