Orang Medan Punya Cerita
Indeks
banner 728x250

Viral! Pelanggan Keluhkan Pelayanan Rumah Makan di Medan, Mengaku Dibentak di Depan Anak

banner 468x60

MEDAN – Sebuah unggahan di media sosial yang berisi keluhan seorang pelanggan terhadap pelayanan di sebuah rumah makan di Kota Medan mendadak viral dan memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak pengguna media sosial menyayangkan dugaan sikap tidak ramah yang dialami pelanggan, sementara sebagian lainnya meminta seluruh pihak menahan diri hingga ada klarifikasi dari pihak rumah makan.

Dalam unggahan tersebut, pelanggan mengaku datang bersama suami, dua anaknya yang masih berusia 5 dan 9 tahun, serta seorang anggota keluarga untuk makan malam sekitar pukul 20.30 WIB di sebuah rumah makan berinisial STP yang berada di Jalan Garu I, Gang Kayu Manis, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas.

banner 325x300

Menurut pengakuannya, setibanya di lokasi ia semula memilih duduk di area luar karena kondisi di dalam rumah makan terlihat cukup ramai. Namun, seorang karyawan disebut meminta rombongannya masuk ke dalam dengan alasan rumah makan akan segera tutup.

Pelanggan mengaku sempat memastikan apakah rumah makan masih menerima tamu pada jam tersebut. Namun, pertanyaan yang disampaikannya disebut tidak mendapat respons yang memuaskan dari karyawan. Meski demikian, ia bersama keluarganya tetap memutuskan masuk ke dalam dan melanjutkan pesanan makanan.

Persoalan, menurut unggahan tersebut, terjadi setelah pesanan dibuat. Pelanggan mengaku kembali didatangi seorang perempuan yang diduga merupakan karyawan rumah makan. Dalam unggahannya, ia menyebut perempuan tersebut berbicara dengan nada tinggi sehingga membuat suasana menjadi tidak nyaman.

Yang paling disesalkan, insiden itu disebut terjadi di hadapan kedua anaknya yang masih kecil. Pelanggan mengaku anak-anaknya terkejut dan merasa ketakutan menyaksikan peristiwa tersebut.

Unggahan itu pun dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memancing berbagai komentar dari warganet. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan atau klarifikasi resmi dari pihak rumah makan terkait keluhan yang beredar tersebut. Oleh karena itu, informasi yang beredar masih sebatas berdasarkan pengakuan pelanggan yang diunggah melalui media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *