MEDAN – Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dan menyelimuti langit pusat Kota Medan pada Selasa (14/7/2026). Sebuah kebakaran hebat melanda ruko grosir komponen dan sparepart mobil yang berlokasi di kawasan padat Jalan Semarang, Kecamatan Medan Kota.
Besarnya kobaran api sempat memicu kepanikan warga dan menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan sekitar, lantaran banyaknya pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Kronologi Api yang Cepat Membesar
Menurut keterangan Camat Medan Kota, M. Andi Syahputra, kobaran api pertama kali diketahui berasal dari lantai empat bangunan. Lantai atas ruko tersebut sehari-hari difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang-barang yang mudah terbakar.
Sebelum armada pemadam tiba, pemilik toko dan para karyawan sempat melakukan aksi heroik dengan mencoba menjinakkan si jago merah menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, upaya tersebut sia-sia.
“Upaya (memadamkan dengan APAR) tidak berhasil karena api dengan cepat membesar akibat banyaknya barang yang mudah terbakar di lantai atas,” ujar M. Andi Syahputra.
Api yang tak terkendali kemudian merembet turun, menghanguskan lantai tiga dan lantai dua ruko. Beruntung, sejumlah barang dagangan yang berada di bagian depan lantai dasar masih tampak utuh dan belum sempat tersambar api.
Aksi Ekstra Petugas Damkar: Potong Besi hingga Pakai SCBA
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan langsung menerjunkan sejumlah armada ke lokasi kejadian. Mengingat titik awal api berada di ketinggian, petugas bahkan harus mengerahkan mobil tangga (ladder truck) untuk menjangkau lantai atas.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan membutuhkan kerja ekstra keras. Petugas terpaksa memotong pintu besi di lantai dua menggunakan mesin gerinda agar bisa menembus bagian dalam ruko.
Setelah pintu berhasil dijebol, sejumlah personel yang dilengkapi alat bantu pernapasan (Self-Contained Breathing Apparatus/SCBA) langsung merangsek masuk ke dalam kepulan asap tebal sambil membawa selang pemadam menuju titik api.
Untuk menjaga pasokan air tetap stabil, armada pemadam kebakaran terlihat bergerak lincah keluar masuk lokasi secara bergantian guna melakukan pengisian ulang tangki air.
Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kerugian material diprediksi mencapai angka yang cukup besar, pihak berwenang memastikan bahwa seluruh penghuni ruko berhasil menyelamatkan diri.
“Untuk saat ini tidak ada korban jiwa, baik karyawan maupun pemilik toko sparepart mobil,” tegas Camat Medan Kota.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi sudah mulai terkendali. Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan proses pendinginan (cooling down) di area ruko guna memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.















