Orang Medan Punya Cerita
Indeks
banner 728x250

Pertamina Pastikan Antrean di SPBU Mulai Terurai

banner 468x60

Distribusi BBM di Sumut Berangsur Normal, BPH Migas dan 

MEDAN  – Kondisi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Sumatera Utara mulai menunjukkan perbaikan. Setelah sempat diwarnai antrean panjang di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kini pasokan BBM berangsur normal menyusul percepatan distribusi yang dilakukan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut).

Untuk memastikan kondisi di lapangan, BPH Migas bersama Pertamina melakukan monitoring langsung ke sejumlah SPBU di Kota Medan dan Kota Binjai selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (17–18 Juli 2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, beserta jajaran kedua instansi.

banner 325x300

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SPBU Pertamina 14.207.166 di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Binjai. Di lokasi tersebut, rombongan berdialog langsung dengan masyarakat yang sedang mengisi BBM sekaligus memantau kondisi pelayanan di lapangan.

Hasil pemantauan menunjukkan antrean kendaraan yang sebelumnya mengular kini telah berangsur terurai. Pengisian BBM untuk sepeda motor, mobil pribadi maupun kendaraan angkutan umum berlangsung lebih lancar dibanding beberapa hari sebelumnya.

Salah seorang pengemudi becak motor (betor), Fiter Kalor, mengaku bersyukur karena situasi pengisian BBM kini sudah kembali normal.

“Hari ini lancar. Mudah-mudahan seperti ini terus dan tidak ada lagi antrean panjang. Kemarin saya sempat ikut antre panjang, tetapi saat hampir giliran, stok BBM sudah habis. Sekarang sudah lancar lagi,” ujarnya.

Fiter mengatakan, saat terjadi keterbatasan pasokan Pertalite beberapa hari lalu, dirinya terpaksa membeli Pertamax agar tetap bisa beroperasi mengangkut penumpang.

“Kalau tidak ada minyak, bagaimana mau cari nafkah. Sekarang sudah lancar, saya berharap pasokan BBM tetap aman dan tidak ada kendala lagi,” katanya.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam mempercepat distribusi BBM ke seluruh SPBU di Sumatera Utara, terutama pada titik-titik yang sebelumnya mengalami kepadatan antrean.

Menurutnya, monitoring dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan normal dan distribusi BBM berlangsung tanpa hambatan.

“BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga turun langsung memastikan proses normalisasi distribusi BBM di seluruh SPBU, khususnya di Kota Medan dan Binjai. Dari hasil pemantauan, pelayanan kepada masyarakat sudah berangsur normal,” ujar Wahyudi.

Meski kondisi mulai membaik, BPH Migas menegaskan akan tetap melakukan pengawasan intensif dalam beberapa hari ke depan guna memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga.

Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya menambah volume pasokan BBM serta memperkuat armada distribusi dengan 35 unit mobil tangki industri sistem carter.

Penambahan armada tersebut berhasil meningkatkan suplai BBM dari sekitar 112 persen menjadi 120 hingga 125 persen guna mengimbangi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Seluruh armada tambahan dikerahkan untuk mendukung distribusi dari Fuel Terminal Medan, Fuel Terminal Pematangsiantar, Fuel Terminal Kisaran hingga Fuel Terminal Lhokseumawe agar pasokan BBM dapat segera menjangkau seluruh SPBU di Sumatera Utara.

Wahyudi menjelaskan, penguatan distribusi telah dilakukan secara bertahap sejak Kamis dan mulai menunjukkan hasil signifikan pada Jumat, ketika antrean kendaraan di sebagian besar SPBU hanya tersisa satu hingga dua kendaraan.

“Alhamdulillah, hari ini antrean sudah jauh berkurang dan hampir seluruh SPBU yang kami pantau telah kembali normal,” katanya.

Selain itu, BPH Migas juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah SPBU yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial akibat antrean panjang hingga meluber ke badan jalan. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi di lokasi-lokasi tersebut kini telah kembali kondusif.

BPH Migas menegaskan distribusi BBM melalui jalur reguler, alternatif maupun distribusi darurat akan terus dijalankan hingga seluruh wilayah dipastikan benar-benar stabil. Setelah kondisi sepenuhnya pulih, evaluasi akan dilakukan untuk menentukan apakah distribusi reguler telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa perlu tambahan penguatan distribusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *