MEDAN – Lapangan sepak bola di kawasan Pasar 10 Tembung, Minggu (9/8/2026), berubah menjadi panggung pertarungan talenta-talenta muda. Sebanyak 24 Sekolah Sepak Bola (SSB) ambil bagian dalam Turnamen U-12 Piala Putra Poms FC, menghadirkan persaingan sengit sekaligus semarak pembinaan olahraga usia dini.
Bukan sekadar mengejar kemenangan, turnamen ini menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan, mengasah mental bertanding dan membangun pengalaman sejak usia dini.
Dari 24 tim yang tampil, SSB Alwasliyah berhasil mencuri perhatian. Tim yang berada di bawah binaan Yayasan Alkhairiyah Persada Gemilang itu mampu melangkah hingga partai puncak dan mengakhiri perjuangannya sebagai Juara II.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak cukup hanya mengandalkan bakat. Latihan yang terarah, kedisiplinan, kekompakan tim serta keberanian menghadapi lawan menjadi modal penting yang terus dibangun dalam pembinaan SSB Alwasliyah.
Perjalanan menuju final juga menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Alwasliyah. Mereka mendapat kesempatan menguji kemampuan menghadapi tim-tim lain dengan karakter permainan yang berbeda, sekaligus belajar bagaimana menjaga konsentrasi dan mental dalam sebuah kompetisi.
Prestasi itu turut menjadi catatan tersendiri bagi Yayasan Alkhairiyah Persada Gemilang yang menaungi SSB Alwasliyah. Keikutsertaan dan pencapaian tim dalam kompetisi tersebut memperlihatkan adanya perhatian terhadap pengembangan kegiatan olahraga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
Di tengah meningkatnya kebutuhan ruang positif bagi anak-anak, kegiatan olahraga menjadi salah satu pilihan yang strategis. Lapangan tidak hanya menjadi tempat berlari mengejar bola, tetapi juga menjadi ruang belajar tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, sportivitas dan perjuangan.
Semakin banyak turnamen kelompok umur digelar, semakin terbuka pula kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka. Kompetisi seperti Piala Putra Poms FC menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang aktif dan berkelanjutan.
Bagi SSB Alwasliyah, gelar Juara II bukanlah akhir. Prestasi tersebut justru menjadi pemantik untuk meningkatkan kualitas latihan, memperkuat pembinaan dan mempersiapkan pemain-pemain muda menghadapi kompetisi berikutnya.
Sementara bagi Yayasan Alkhairiyah Persada Gemilang, pencapaian ini menjadi momentum untuk terus mendorong peningkatan kegiatan olahraga dan membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Sebab dari kompetisi-kompetisi usia dini seperti inilah, talenta yang hari ini masih mengejar bola di lapangan Pasar 10 Tembung, bukan tidak mungkin kelak tumbuh menjadi pemain yang mampu mengharumkan nama daerah di level yang lebih tinggi.
Piala Putra Poms FC pun tak sekadar melahirkan juara. Turnamen ini ikut menyalakan semangat bahwa masa depan sepak bola dimulai dari pembinaan hari ini.















