MEDAN – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Pendidikan Non-Formal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan terus melakukan terobosan dalam memodernisasi kualitas pendidikan. Terbaru, mereka sukses menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Al-Islam berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Best Practice Learning, Sabtu (25/4).
Bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 1, Jalan Utama Medan, kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta yang merupakan utusan dari seluruh sekolah Muhammadiyah di bawah binaan Majelis Dikdasmen PNF Kota Medan.
Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Agama
Workshop ini menghadirkan para pakar di bidangnya untuk membekali tenaga pendidik dengan kemampuan teknologi mutakhir. Narasumber yang hadir antara lain:
- Dr. Abdul Ghofur, M.Pd: Membedah penggunaan dan pemanfaatan AI untuk memperkaya pembelajaran Al-Islam.
- Drs. Samidi, M.Pd: Melakukan bedah silabus Al-Islam dalam kerangka kurikulum Muhammadiyah.
- Syarifuddin, M.Pd: Memaparkan materi kurikulum Al-Islam berbasis digital.
- Drs. Ali Nurdin, MA: Mendemonstrasikan Best Practice Learning melalui peragaan media serta berbagai gaya mengajar untuk menciptakan suasana kelas yang inspiratif.
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Ketua PDM Kota Medan sekaligus Korbid Dikdasmen, Drs. Samidi, M.Pd. Turut hadir jajaran pimpinan majelis lainnya seperti Drs. Sair Tumanggor, MM, Dr. Ismail Saleh Nst, Syafri Polem, dan Sekretaris Eksekutif, Riyas Rasyid.
Inovasi Tanpa Beban Biaya
Ada hal menarik yang menjadi ciri khas kepemimpinan Majelis Dikdasmen PDM Kota Medan saat ini. Dalam setiap program pelatihan, workshop, maupun bimbingan teknis (Bimtek), pihak penyelenggara berkomitmen tidak memungut Sumbangan Wajib Organisasi (SWO) maupun Sumbangan Wajib Peserta (SWP).
“Sudah menjadi tekad kami untuk tidak membebani peserta. Sebaliknya, majelis berusaha memberikan apresiasi berupa uang transport, sertifikat, hingga souvenir yang bermanfaat bagi guru-guru kita,” ujar perwakilan Majelis.
Langkah konsisten ini sebelumnya telah membuahkan hasil nyata, yakni tersusunnya buku Ke-Muhammadiyahan (KMD) untuk tingkat SD kelas 3 hingga 6 sebagai tindak lanjut dari workshop sebelumnya.
Persiapan Kurikulum Masa Depan
Tak berhenti di sini, Majelis Dikdasmen PDM Medan telah menjadwalkan agenda strategis pada Mei 2026 mendatang. Rencananya, akan digelar Bimtek mengenai Kurikulum Deep Learning, Coding, serta penguatan Literasi dan Numerasi.
Kegiatan dua hari tersebut akan menyasar para Kepala Sekolah serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum atau guru bersertifikasi, guna memastikan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Medan tetap berada di garda terdepan inovasi pendidikan nasional.
















