Dedikasi Untuk Masyarakat Kota Medan
banner 728x250

Rico Waas Apresiasi Bantuan Meubelair dari WeLoveU Foundation Korsel untuk SDN 066654 Medan

banner 468x60

MEDAN — Senyum ceria kembali terpancar di wajah ratusan siswa SD Negeri 066654 Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Setelah sempat terpuruk akibat bencana banjir hidrometeorologi yang menghancurkan fasilitas belajar mereka pada akhir tahun lalu, kini para siswa dapat kembali mengecap aktivitas belajar mengajar dengan aman dan nyaman. Kondisi kondusif ini berhasil terwujud berkat adanya penyaluran bantuan fasilitas belajar (meubelair) baru dari sebuah yayasan kemanusiaan internasional asal Korea Selatan, WeLoveU Foundation.

Kehadiran bantuan berupa 100 unit meja dan kursi belajar baru tersebut mendapat apresiasi tinggi serta disambut hangat oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan ini hadir langsung untuk menyaksikan sekaligus meresmikan acara penyerahan bantuan yang digelar di lingkungan sekolah, Jalan Klambir V, Gang Ksatria, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (25/5/2026).

banner 728x250

Suasana cair, akrab, dan penuh kehangatan langsung terasa di lokasi acara saat Wali Kota Medan menyapa perwakilan pimpinan WeLoveU Foundation, Mr. Park Won Yong, dengan ucapan salam khas Negeri Ginseng, “Annyeonghaseyo”. Sapaan ramah dari kepala daerah tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan dan antusiasme tinggi dari seluruh hadirin, termasuk para guru dan wali murid yang memadati halaman sekolah.

“Atas nama Pemko Medan dan secara pribadi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian serta kepedulian nyata dari WeLoveU Foundation terhadap dunia pendidikan di daerah kita, khususnya bagi keberlangsungan proses belajar di SD Negeri 066654 ini,” ujar Rico Waas dalam pidatonya. Dalam kunjungan kerja tersebut, Wali Kota didampingi langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar.

Lebih lanjut, Rico Waas menjelaskan bahwa bantuan fasilitas sekolah dari Yayasan WeLoveU Foundation ini bukan sekadar bantuan material belaka, melainkan sebuah bentuk investasi jangka panjang yang sangat besar bagi masa depan generasi muda di Kota Medan. Menurut pandangannya, ketersediaan fasilitas belajar yang layak dan nyaman merupakan kunci utama dalam melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun bangsa di masa depan.

“Dari meja dan kursi baru inilah nantinya akan lahir ide-ide kreatif, karya-karya terbaik, serta berbagai prestasi membanggakan dari anak-anak Kota Medan,” tutur Rico Waas dengan nada optimis yang disambut gemuruh tepuk tangan.

Di sela-sela sambutannya, Wali Kota Medan juga mencairkan suasana protokoler dengan mengajak interaksi langsung para siswa sekolah dasar tersebut. Tiga pelajar yang beruntung—yaitu Goklas (siswa kelas IV), Hanifah (siswi kelas II), dan Falwin (siswa kelas V)—ditantang untuk maju ke depan panggung guna menjawab sejumlah pertanyaan seputar butir-butir Pancasila hingga pengetahuan umum. Aksi interaktif dan jenaka dari para siswa ini langsung memicu gelak tawa sekaligus membakar semangat seluruh peserta yang hadir.

Di hadapan para tenaga pendidik dan Kepala Sekolah, Rico Waas tidak lupa menitipkan pesan mendalam. Ia memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi luar biasa para guru yang tetap teguh bertugas mendidik siswa meskipun sarana sekolah sempat luluh lantak dilanda bencana. “Di tangan Bapak dan Ibu guru sekalian, kami titipkan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Sebelumnya, Perwakilan WeLoveU Foundation, Mr. Park Won Yong, menyampaikan bahwa pihaknya merasa sangat bersyukur dan terhormat dapat menyerahkan langsung bantuan meubelair untuk SDN 066654 Medan Helvetia. Ia menegaskan bantuan ini merupakan komitmen dan kepedulian yayasan dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan di Kota Medan.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dirawat dan digunakan dengan sebaik-baiknya, serta mampu menjadi pemantik semangat bagi anak-anak untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita mereka di masa depan,” kata Mr. Park Won Yong.

Di sisi lain, kebahagiaan yang dirasakan oleh seluruh warga sekolah hari ini merupakan buah manis dari perjuangan panjang pascabencana. Kepala SDN 066654, Kartini Tambunan, kembali mengenang memori kelam yang terjadi pada 27 November 2025 lalu, di mana banjir setinggi hampir tiga meter menenggelamkan bangunan sekolah mereka.

“Saat itu tidak ada fasilitas yang bisa kami selamatkan. Meja dan kursi banyak yang rusak parah dan berjamur, sehingga anak-anak tidak bisa belajar. Lumpur pekat di lingkungan sekolah bahkan mencapai ketebalan lebih dari 10 sentimeter,” ungkap Kartini dengan mata berkaca-kaca.

Akibat dampak banjir tersebut, aktivitas pembelajaran tatap muka sempat lumpuh total dan memaksa sebanyak 538 siswa untuk melaksanakan pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing. Namun, Kartini memuji gerak cepat Pemko Medan di bawah komando Rico Waas yang kala itu langsung menerjunkan ratusan personel gabungan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur pekat di area sekolah.

Kini, lewat hadirnya bantuan 100 unit kursi dan meja baru dari WeLoveU Foundation, tiga ruang kelas dipastikan sudah siap digunakan kembali untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar dengan standar kenyamanan yang sangat baik. Kartini berharap pemulihan ini menjadi awal yang baik bagi pemulihan total sarana prasarana di sekolah yang dipimpinnya.

banner 500x300 Magang Jepang Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *