Dedikasi Untuk Masyarakat Kota Medan
banner 728x250

Wakil Wali Kota Medan: HKB 2026 Jangan Sekadar Seremonial, Kepling Wajib Siaga Banjir

banner 468x60

MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, memberikan peringatan keras saat memimpin Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Lapangan Avros, Medan Maimun, Minggu (26/4). Beliau menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi gerakan nyata dan bukan sekadar rutinitas tahunan.

Dalam amanatnya, Zakiyuddin menyoroti trauma banjir besar November 2025 yang disebutnya sebagai peristiwa terparah. Ia mengingatkan bahwa pola cuaca menunjukkan potensi ancaman serupa bisa kembali berulang pada November 2026 mendatang.

banner 728x250

Evaluasi Sistem Drainase dan Aliran Sungai Zakiyuddin secara blak-blakan mengkritik kondisi infrastruktur air di Kota Medan. Menurutnya, status Medan sebagai kota yang dikelilingi sungai seharusnya menjadi keuntungan, namun kenyataannya justru kerap terendam akibat sistem yang tidak sinkron.

  • Aliran Terputus: Adanya kendala pada koneksi drainase menuju sungai.
  • Sumbatan Parit: Masih banyak parit yang tidak berfungsi optimal.
  • Masalah Hulu: Dugaan persoalan di wilayah hulu yang berdampak langsung pada debit air yang masuk ke Medan.

Instruksi Khusus untuk Kepala Lingkungan (Kepling) Pemerintah Kota Medan memberikan penekanan khusus pada peran garda terdepan, yakni para Kepala Lingkungan.

  1. Edukasi Aktif: Kepling wajib memahami kondisi riil parit di wilayahnya dan mengedukasi warga.
  2. Sistem Kentongan: Setiap lingkungan diinstruksikan memiliki kentongan sebagai alat peringatan dini (Early Warning System) sederhana namun efektif saat keadaan darurat.

Sorotan pada Bangunan Liar dan Sampah Selain masalah teknis, Zakiyuddin juga menyinggung persoalan perilaku masyarakat dan pelanggaran tata ruang. Ia menyayangkan masih adanya bangunan liar yang menutup jalan inspeksi sungai, yang secara otomatis memicu masyarakat untuk membuang sampah langsung ke aliran air.

Aksi Nyata HKB 2026 Berbeda dengan apel tahun-tahun sebelumnya, HKB 2026 kali ini dibarengi dengan aksi gotong royong pembersihan Sungai Deli. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur mulai dari BPBD, TNI/Polri, jajaran OPD Pemko Medan, hingga relawan dan mahasiswa kesehatan.

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, melaporkan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Siap Untuk Selamat” dengan fokus pada pembangunan kesadaran kolektif agar masyarakat tangguh menghadapi bencana.

banner 500x300 Magang Jepang Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *