
MEDAN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara terus menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan mendekatkan layanan paspor kepada masyarakat. Melalui program Pasporia (Pelayanan Paspor Minggu Ceria), masyarakat kini dapat mengurus paspor langsung di kawasan Car Free Night Kesawan, Kota Medan.
Pelaksanaan Pasporia yang berlangsung pada Sabtu malam (18/7/2026) dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan. Dalam kunjungannya, ia didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Ridha Sah Putra, untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lancar sekaligus menyapa masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang rutin digelar saat Car Free Day setiap Minggu pagi, kali ini Pasporia untuk pertama kalinya hadir dalam rangkaian kegiatan Car Free Night melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan. Inovasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkan akhir pekan untuk mengurus dokumen perjalanan tanpa harus datang ke kantor imigrasi pada hari kerja.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya minat terhadap layanan yang disediakan. Tercatat sebanyak 24 pemohon memanfaatkan pelayanan pembuatan paspor di lokasi. Selain itu, booth Imigrasi Polonia juga dipadati masyarakat yang ingin berkonsultasi serta memperoleh informasi mengenai berbagai layanan keimigrasian.
Program Pasporia merupakan bagian dari implementasi kampanye “Imigrasi untuk Rakyat”, yang mengusung konsep layanan jemput bola dengan menghadirkan pelayanan keimigrasian langsung di ruang-ruang publik. Melalui program ini, masyarakat diharapkan memperoleh akses pelayanan yang lebih mudah, cepat, fleksibel, serta nyaman, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami siap mengedepankan prinsip Imigrasi untuk Rakyat dengan terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Parlindungan.
Menurutnya, transformasi pelayanan publik tidak hanya berorientasi pada percepatan proses administrasi, tetapi juga memastikan masyarakat dapat mengakses layanan secara lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pelaksanaan Pasporia juga menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memperluas jangkauan pelayanan keimigrasian di berbagai daerah. Program tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menitikberatkan pada kemudahan akses pelayanan, peningkatan kualitas layanan, serta transformasi birokrasi yang semakin profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan hadirnya layanan Pasporia di Car Free Night Kesawan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan keimigrasian secara praktis, tanpa mengganggu aktivitas kerja maupun kegiatan sehari-hari, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah yang semakin modern dan responsif.

