Orang Medan Punya Cerita
Indeks
banner 728x250

Diduga Modus Transaksi Segitiga Emas Antam Rp25 Juta Terjadi di Kampung Lalang, Warga Diminta Waspada

banner 468x60

MEDAN — Warga di kawasan Kampung Lalang, Medan, dibuat resah menyusul dugaan penipuan dengan modus transaksi segitiga dalam jual beli emas Antam dengan nilai sekitar Rp25 juta.

Peristiwa yang menjadi perhatian warga tersebut disebut terjadi di sekitar Bank Sumut kawasan Kampung Lalang, Medan, pada Rabu (16/9/2026). Transaksi diduga dilakukan secara cash on delivery (COD) di salah satu lokasi penjualan emas yang berada di pinggir jalan kawasan tersebut.

banner 325x300

Informasi yang beredar menyebutkan, proses transaksi tidak berlangsung secara langsung antara penjual dan pembeli. Diduga terdapat pihak ketiga yang masuk sebagai penghubung, mengatur komunikasi hingga mengarahkan proses pembayaran.

Pola tersebut diduga membuat komunikasi antara penjual dan pembeli menjadi tidak transparan. Akibatnya, salah satu pihak disebut mengalami kerugian dalam transaksi emas Antam yang nilainya mencapai sekitar Rp25 juta.

Modus transaksi segitiga dikenal sebagai pola penipuan yang memanfaatkan komunikasi terpisah antara tiga pihak. Pelaku dapat berpura-pura sebagai pembeli kepada penjual sekaligus sebagai penjual kepada calon pembeli. Selanjutnya, korban diarahkan melakukan pembayaran atau menyerahkan barang kepada pihak yang sebenarnya tidak berhak menerima.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak terburu-buru melakukan transaksi hanya karena ditawarkan harga murah, keuntungan besar, atau iming-iming menggiurkan.

Informasi mengenai dugaan transaksi tersebut juga disebut ramai dibicarakan melalui video yang beredar di media sosial. Namun, keaslian, konteks, dan waktu pengambilan video tersebut masih perlu diverifikasi. Masyarakat diimbau tidak langsung menyebarkan ulang video maupun informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Masyarakat yang melakukan transaksi emas maupun barang bernilai tinggi, khususnya melalui sistem COD, diimbau memastikan identitas pihak yang bertransaksi, mencocokkan nama pemilik rekening dengan identitas lawan transaksi, serta melakukan pembayaran setelah barang dan pihak penerima benar-benar terverifikasi.

Jangan mudah tergiur keuntungan besar. Pastikan transaksi dilakukan secara langsung, transparan, dan dapat diverifikasi sebelum menyerahkan uang maupun barang.

Hingga berita ini disusun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan kasus tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *