Tangis Histeris “Srikandi” Ojol di Ringroad: Motor Lunas Raib Saat Ambil Orderan, Kini Tak Bisa Cari Nafkah

MEDAN – Nasib malang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Kota Medan. Dina Ayu Herawati (40), warga Tanjung Anom Residence, harus merelakan sepeda motor yang menjadi satu-satunya tumpuan hidupnya hilang digondol maling saat dirinya sedang menjemput pesanan makanan (GoFood) di kawasan Ringroad, Sabtu (18/4/2026) malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ini sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, korban tampak menangis histeris di depan Restoran Sederhana Ringroad setelah menyadari sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BK 4664 ALP miliknya telah raib dari parkiran.

Kronologi: Desakan Konsumen Berujung Petaka

Peristiwa bermula saat Dina memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan untuk mengambil pesanan pelanggan. Karena kondisi arus pesanan yang sedang padat dan permintaan pelanggan agar makanan segera diantar, Dina mengaku lalai tidak memasang pengaman tambahan pada cakram motornya.

“Biasanya saya pakai gembok cakram. Tapi karena customer minta buru-buru, saya hanya kunci stang saja. Saat itu posisi parkir agak gelap dan sepi. Begitu keluar dari restoran bawa orderan, motor sudah tidak ada,” tutur Dina dengan nada lesu saat ditemui wartawan di kediamannya, Senin (20/4/2026).

Kehilangan Mata Pencaharian

Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi Dina. Motor tersebut diketahui sudah lunas, namun tanpa kendaraan itu, ia kini kehilangan kemampuan untuk mencari nafkah sehari-hari. Sejak kejadian tersebut, Dina hanya bisa terdiam di rumah dan berencana pergi ke Pematangsiantar untuk menenangkan diri atas saran keluarga.

“Sementara ini tidak bisa narik (ngojek) lagi. Bingung mau cari solusi bagaimana ke depannya,” tambahnya.

Lapor Polisi dan Sorotan Keamanan Ringroad

Dina telah resmi melaporkan kasus ini ke Polsek Sunggal dengan nomor laporan SSTT/LPB/540/IV/2026/SPKT/Polsek Medan Sunggal. Ia berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas mengingat kawasan tersebut diduga telah menjadi zona rawan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Menurut keterangan korban, aksi pencurian di lokasi yang sama bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa rekan sesama driver ojol juga dilaporkan kehilangan motor di gerai makanan cepat saji tak jauh dari lokasi kejadian.

Kejadian ini kembali memicu desakan dari komunitas ojek online agar pihak berwajib meningkatkan patroli keamanan di titik-titik rawan, terutama di kawasan bisnis yang padat aktivitas pengantaran makanan pada malam hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *