Dedikasi Untuk Masyarakat Kota Medan
banner 728x250
Berita  

Warga Bingung, Tirtanadi Sampaikan Dua Penyebab Berbeda Soal Gangguan Air Selama Dua Hari

banner 468x60

MEDAN – Ribuan pelanggan Perumda di Kota Medan dan sekitarnya mengaku kebingungan menyusul terhentinya pasokan air bersih yang mulai terjadi sejak Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB.

Kebingungan tersebut muncul karena adanya perbedaan informasi yang disampaikan pihak perusahaan terkait penyebab gangguan distribusi air.

banner 728x250

Dalam pengumuman resmi yang beredar kepada pelanggan, Perumda Tirtanadi menyebut gangguan terjadi akibat pekerjaan perawatan dan perbaikan Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 milimeter di kawasan Jalan Purwo, Gang Family, Delitua, Kabupaten Deli Serdang. Perbaikan dilakukan karena ditemukan kebocoran pada jaringan pipa utama yang menjadi jalur distribusi air ke sejumlah wilayah pelayanan.

Namun di sisi lain, beredar video penjelasan Direktur Utama Perumda Tirtanadi yang menyebut terganggunya pasokan air dipicu oleh kerusakan mesin yang terjadi akibat dampak pemadaman listrik. Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai penyebab utama gangguan layanan yang sebenarnya.

Sejumlah pelanggan mempertanyakan apakah penghentian distribusi air selama dua hari disebabkan oleh kebocoran pipa transmisi utama atau karena kerusakan peralatan produksi air akibat gangguan kelistrikan. Ketidakselarasan informasi tersebut dinilai menimbulkan kebingungan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian mengenai durasi dan proses pemulihan layanan.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, pekerjaan perbaikan pipa utama dimulai pada 9 Juni 2026 pukul 20.00 WIB hingga selesai. Selama proses berlangsung, pelanggan di wilayah pelayanan Cabang Delitua, Medan Kota, Medan Denai, HM Yamin, serta Tuasan diperkirakan mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian sementara distribusi.

Manajemen Tirtanadi juga mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya sebagai langkah antisipasi dan menjanjikan penyediaan mobil tangki bagi pelanggan yang membutuhkan selama masa gangguan berlangsung.

Di media sosial, sejumlah pelanggan mengeluhkan minimnya kejelasan informasi terkait penyebab gangguan yang sebenarnya. Masyarakat berharap Perumda Tirtanadi dapat memberikan penjelasan yang lebih rinci dan konsisten agar pelanggan memperoleh kepastian mengenai kondisi yang terjadi serta estimasi normalisasi pasokan air.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat penjelasan resmi tambahan dari Perumda Tirtanadi yang mengklarifikasi perbedaan informasi antara pengumuman perbaikan pipa utama dan pernyataan mengenai kerusakan mesin akibat pemadaman listrik.

Masyarakat kini berharap proses penanganan dapat berjalan sesuai target sehingga distribusi air bersih kembali normal dalam waktu yang dijanjikan, mengingat kebutuhan air merupakan layanan dasar yang sangat dibutuhkan oleh warga untuk aktivitas sehari-hari.

banner 500x300 Magang Jepang Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *