Dedikasi Untuk Masyarakat Kota Medan
banner 728x250

Pemko Medan dan Buddha Tzu Chi Kolaborasi Renovasi 500 Rumah Tidak Layak Huni

banner 468x60

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas komitmen Yayasan Buddha Tzu Chi yang siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Kerja sama ini diwujudkan melalui program strategis renovasi 500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Medan.

Apresiasi tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto, di Balai Kota Medan, Selasa (5/5/2026).

banner 728x250

Program yang bertajuk “Berbenah Kampung” ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap gerakan gotong royong renovasi “Rumah Merah Putih” yang diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Melalui program ini, diharapkan impian warga prasejahtera di Kota Medan untuk memiliki hunian yang layak dapat segera terwujud.

Ketua Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto, didampingi Ketua Tim Tanggap Darurat Tzu Chi Medan, Timmy Jawira, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari target besar perbaikan 5.000 rumah di seluruh Indonesia. Untuk Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan dipilih menjadi fokus utama pelaksanaan program saat ini.

“Kami hadir membawa semangat mencari berkah melalui pengabdian. Dengan standar operasional prosedur (SOP) yang seragam secara nasional, kami mengalokasikan anggaran Rp30 juta per unit untuk perbaikan aspek ‘Aladin’ (Atap, Lantai, dan Dinding),” ujar Mujianto.

Program ini direncanakan menyasar rumah-rumah dalam satu lingkungan yang terintegrasi atau melokalisasi kawasan. Dengan metode tersebut, perbaikan diharapkan mampu mengubah wajah kawasan kumuh secara signifikan dan berkelanjutan.

Merespons hal itu, Wali Kota Medan Rico Waas mengakui bahwa kehadiran Yayasan Buddha Tzu Chi sangat membantu pemerintah daerah, mengingat saat ini tercatat ada sekitar 61.000 rumah di Medan yang membutuhkan perhatian dan perbaikan.

“Terima kasih atas dedikasi Yayasan Buddha Tzu Chi yang selama ini konsisten membantu warga Medan, mulai dari penanganan banjir hingga bantuan sosial di kawasan Belawan. Kehadiran program 500 unit ini adalah langkah awal yang luar biasa,” kata Rico Waas, yang saat itu didampingi Sekda Wiriya Alrahman, Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, dan Kadis Perkimcikataru Jhon Lase.

Demi kelancaran dan ketepatan sasaran program, Rico Waas memberikan beberapa poin masukan penting yang harus diperhatikan di lapangan:

  • Legalitas Tanah: Memastikan seluruh rumah yang akan diperbaiki memiliki dokumen hukum yang aman, lengkap, dan sesuai dengan data resmi pemerintah.

  • Segmentasi Wilayah: Mengusulkan pembagian kuota (misalnya 100 rumah per daerah) agar dampak dari perataan dan perbaikan lingkungan dapat dirasakan lebih merata.

  • Fleksibilitas Anggaran: Diharapkan adanya kelonggaran teknis di lapangan agar penyesuaian anggaran dapat dilakukan demi hasil renovasi yang maksimal.

Lebih lanjut, Rico Waas menjelaskan bahwa Pemko Medan akan mengarahkan program ini khusus kepada masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2, yaitu kelompok warga dengan tingkat kesejahteraan terendah.

“Tentu masyarakat Medan akan sangat bahagia bisa tinggal di rumah yang lebih layak. Kami siap mendukung penuh agar progres di lapangan berjalan lancar tanpa kendala,” pungkas Rico Waas.

banner 500x300 Magang Jepang Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *