MEDAN – Terik matahari yang menyengat menyelimuti Kota Medan dan sekitarnya pada hari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya kenaikan suhu udara yang cukup signifikan, di mana merkuri pada termometer tercatat melampaui angka normal harian, menciptakan suasana gerah yang dirasakan warga sejak pagi hingga menjelang petang.
Lonjakan Suhu Maksimum
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Budi Hutasoit, mengonfirmasi bahwa intensitas panas hari ini mencapai puncaknya di angka yang cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan fisik jika terpapar terlalu lama.
“Suhu udara maksimum untuk wilayah Kota Medan hari ini tercatat menyentuh angka 35,4°C,” ungkap Budi saat dikonfirmasi pada Rabu (22/4/2026). Angka ini berada di atas rata-rata suhu harian normal, yang biasanya membuat aktivitas luar ruangan menjadi lebih menantang bagi masyarakat.
Penyebab Fenomena Panas Terik
Budi menjelaskan bahwa fenomena “Medan Membara” ini bukan tanpa alasan. Setidaknya ada dua faktor meteorologis utama yang menjadi pemicu suhu panas yang ekstrem tersebut:
- Minimnya Tutupan Awan: Saat ini, wilayah Sumatera Utara mengalami kondisi langit yang sangat bersih dari awan (clear sky). Hal ini menyebabkan radiasi sinar ultraviolet dan panas matahari langsung menghujam permukaan bumi tanpa adanya penghalang, sehingga penyerapan panas oleh daratan menjadi jauh lebih maksimal.
- Masa Transisi (Pancaroba): Sebagian besar wilayah Sumatera Utara, termasuk Medan, kini sedang berada pada fase peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Pada periode ini, karakteristik cuaca memang cenderung fluktuatif dengan dominasi cuaca cerah yang panas di siang hari.
Potensi Gerah Hingga Malam Hari
Bagi warga yang berharap udara akan segera mendingin saat matahari terbenam, nampaknya harus sedikit bersabar. BBMKG memprediksi bahwa sisa-sisa energi panas yang diserap bumi pada siang hari akan dilepaskan secara perlahan, sehingga suasana gerah masih berpotensi dirasakan hingga malam hari.
“Untuk wilayah Kota Medan, diprakirakan kondisi cuaca masih akan tetap cerah berawan pada malam hari nanti. Potensi suhu panas masih mungkin terasa,” tambah Budi.
Kondisi suhu yang mencapai 35,4°C ini memicu imbauan tidak resmi di kalangan masyarakat untuk menjaga hidrasi tubuh dan mengurangi aktivitas berat di bawah sinar matahari langsung guna menghindari risiko heatstroke atau kelelahan akibat panas.









