Dedikasi Untuk Masyarakat Kota Medan
banner 728x250

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Medan Fasilitasi 1.017 Tenaga Kerja ke Luar Negeri Sepanjang Januari-Mei 2026

banner 468x60

MEDAN — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan terus bergerak aktif mendorong perluasan kesempatan kerja sebagai salah satu langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di wilayahnya. Salah satu upaya konkret yang gencar dilakukan saat ini adalah memfasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri secara prosedural dan legal.

Berdasarkan data terkini, sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, Disnaker Kota Medan tercatat telah memfasilitasi sebanyak 1.017 warga untuk bekerja di berbagai negara tujuan melalui mekanisme resmi. Kawasan penempatan para pekerja migran asal Medan ini tersebar cukup luas, meliputi Malaysia, Jepang, Timur Tengah, sejumlah negara di Asia, Australia, hingga benua Eropa.

banner 728x250

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, S.K.M., M.K.M., menyampaikan bahwa pasar kerja internasional merupakan peluang emas yang sangat potensial untuk dimanfaatkan oleh warga Kota Medan. Meski demikian, ia memberikan catatan kritis bahwa seluruh proses pemberangkatan wajib mengikuti regulasi yang berlaku dan melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang terdaftar resmi.

Penegasan tersebut disampaikan Ramaddan di hadapan para mitra kerja dalam rapat evaluasi bersama jajaran P3MI serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bahasa Jepang. Rapat yang diselenggarakan pada Rabu (6/5/2026) tersebut difokuskan untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, serta memastikan perlindungan maksimal bagi warga Medan yang dikirim ke luar negeri.

Lebih lanjut, Ramaddan memaparkan bahwa sektor pekerjaan yang tersedia di pasar global sangat variatif. Beberapa sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja antara lain posisi operator produksi, perawat, caregiver (pendamping lansia), sektor perkebunan, hingga bidang konstruksi.

Mengingat persaingan yang ketat, Disnaker mengimbau agar seluruh calon pekerja benar-benar mempersiapkan diri secara matang. Kesiapan tersebut tidak hanya meliputi aspek keterampilan teknis dan kelengkapan dokumen administrasi saja, melainkan juga penguasaan bahasa asing serta pemahaman mendalam mengenai prosedur hukum penempatan resmi.

Guna mengantisipasi maraknya kasus penipuan, Disnaker Kota Medan meminta masyarakat yang berminat mengadu nasib ke luar negeri untuk selalu menyaring informasi dari sumber yang valid. Masyarakat dapat berkonsultasi langsung ke kantor Disnaker Medan atau melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) agar terhindar dari sindikat pemberangkatan non-prosedural atau ilegal.

Sebagai langkah konkret pasca-rapat evaluasi, Disnaker Kota Medan kini tengah menginisiasi kerja sama strategis dengan pihak perbankan. Kolaborasi ini nantinya akan melahirkan skema dana talangan untuk membantu biaya pemberangkatan awal, khususnya bagi calon tenaga kerja yang akan ditempatkan di negara Jepang. Kebijakan ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi warga Medan yang memiliki kompetensi namun terkendala modal finansial di awal keberangkatan.

Melalui komitmen fasilitasi yang aman, pembinaan kemitraan yang ketat, pelatihan berkala, hingga dukungan pembiayaan, Pemerintah Kota Medan berharap program ini dapat membuka akses kerja yang produktif sekaligus menjadi pilar utama dalam menurunkan angka pengangguran daerah. (Red76)

banner 500x300 Magang Jepang Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *