FORKOPIMDA

Disdikbud Medan Gelar Forum Perangkat Daerah, Matangkan Renja 2027

Medan, Sumatera Utara — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 untuk Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 di Hotel Dhaksina, Medan. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan program kerja dinas, sekaligus memperkuat arah kebijakan pendidikan dan kebudayaan di kota ini.

Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Disdikbud Kota Medan yang diwakili Sekretaris Dinas, Andy Yudhistira, S.Pd., M.Pd., Sabtu (14/02/2026). Dalam sambutannya, Andy menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menghasilkan rencana kerja yang akuntabel, tepat sasaran, serta mampu menjawab tantangan pendidikan dan pelestarian budaya di masa depan.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, antara lain Sumantri dari Disdikbud Kota Medan, Rizal Batubara dari Inspektorat Kota Medan, Melissa Pakpahan dari Bappeda Kota Medan, serta Asthar Pramana dari BKAD Kota Medan. Kehadiran para narasumber lintas instansi ini memperkuat sinergi antarorganisasi dalam merumuskan kebijakan yang lebih komprehensif.

Sebanyak 140 peserta hadir aktif dalam forum, terdiri dari perwakilan sekolah, organisasi masyarakat, akademisi, serta pelaku budaya. Mereka memberikan masukan dan gagasan yang diharapkan mampu memperkaya substansi rencana kerja Disdikbud. Partisipasi luas ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan di Kota Medan.

Dalam diskusi, sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari peningkatan kualitas guru, penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal, hingga upaya pelestarian budaya tradisional yang semakin tergerus modernisasi. Para peserta menekankan perlunya inovasi dalam pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan, agar mampu menjawab kebutuhan generasi muda yang semakin dinamis.
Andy Yudhistira menegaskan bahwa hasil forum ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan Renja Disdikbud tahun 2027. “Kami berharap seluruh masukan yang disampaikan dapat diakomodasi secara proporsional, sehingga rencana kerja yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program kerja. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kebijakan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Disdikbud Medan untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus menjaga keberagaman budaya sebagai identitas kota. Kolaborasi lintas sektor yang terjalin di forum ini diharapkan melahirkan terobosan baru dalam pelayanan publik, sehingga pendidikan dan kebudayaan di Medan dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing.

Pemerintah Kota Medan melalui Disdikbud menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam setiap proses perencanaan. Dengan demikian, pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Forum Perangkat Daerah ini menandai langkah awal menuju penyusunan Renja 2027 yang lebih terarah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata warga Medan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan program-program yang lahir dari forum ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pelestarian budaya di Kota Medan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *