MEDAN – Ternyata kekesalan warga Medan terhadap PLN belum berakhir, setelah drama blackout kini warga dihadapkan pada drama pemadaman bergilir di hampir semua wilayah Kota Medan.
Seorang warga bergelar Wak Bahlool, pedagang ikan hias di jalan Denai, Tegal Sari Mandala II menumpahkan kekesalannya saat ditemui wartawan, Sabtu (6/6/2026).
“Udah lah siang hari panasnya kayak gini, malam hujan, mati lampu pulak lagi, bematian semua ikan uwak jadinya, udah entah berapa banyak kerugian uwak” ujarnya kesal.
Warga lainnya bernama Hendra juga meluahkan uneg-unegnya kepada wartawan kami.
“Kita rakyat tau dan sadar diri kok kalau negara gak bisa menyediakan BBM untuk pembangkit listrik, sah-sah aja dilakukan pemadaman bergilir, tapi jangan lama-lama kali lah” ketusnya.
“Lagian ngapain aja semua pembangkit listrik pulau sumatera ini ? Kudengar ada PLTA, PLTU juga, pake minyak juga? atau udah punah semua dikilokan besinya?”
“Gak usah banyak teori kalian PLN, benar semua tersambung se-pulau Sumatera tapi jika ada gangguan kelistrikan sambungan bisa dilokalisir dengan memutus ke daerah yang bermasalah” imbuhnya.
“Entah daerah mana yg korslet Medan yang gelap gulita dua hari. Sekarang entah dimana tower sutet yang tumbang, Medan juga yang mati lampu”, dasar goblok, umpatnya.
Secara kompak masyarakat juga meminta PLN memberikan klarifikasi yang jelas dan lengkap serta bertanggung jawab atas kerugian yang telah diderita warga.









