MEDAN – PT Chandra Adi Darma Jaya (Chandra Bus) akhirnya buka suara terkait keluhan seorang penumpang yang viral di media sosial karena mengaku tidak mendapatkan kursi meski telah membeli tiket resmi seharga Rp100 ribu.
Melalui akun Instagram resminya, manajemen Chandra Bus menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada penumpang atas insiden yang terjadi dalam perjalanan menuju Kota Medan. Dalam video yang diunggah, sopir yang terlibat juga mengakui kesalahannya dan menyatakan penyesalan atas pelayanan yang diberikan.
“Saya mengakui kesalahan yang terjadi dan meminta maaf kepada penumpang yang dirugikan. Ke depan, hal serupa tidak akan terulang kembali,” ujar sopir tersebut dalam pernyataannya.
Kasus ini mencuat setelah seorang penumpang membagikan pengalaman yang dialaminya saat menggunakan layanan Chandra Bus. Ia mengaku telah membeli tiket resmi di loket dengan harga Rp100 ribu dan mendapat informasi bahwa kursi penumpang masih tersedia.
Namun sesampainya di dalam bus, penumpang tersebut mengaku tidak memperoleh tempat duduk sebagaimana yang dijanjikan. Kru bus saat itu disebut menyampaikan bahwa kursi baru akan tersedia setelah ada penumpang yang turun di kawasan Simpang Kompi.
Menurut pengakuan penumpang, setelah kursi tersebut kosong dan ditempatinya, ia kembali diminta berpindah ke bangku tambahan atau bangku tempel.
Sementara sejumlah penumpang lain yang naik di tengah perjalanan tetap menempati kursi utama.
Tidak hanya itu, saat mempertanyakan kondisi tersebut kepada kru bus, penumpang mengaku mendapat penjelasan bahwa ongkos yang tercatat atas namanya hanya Rp40 ribu. Padahal, ia menegaskan telah membayar Rp100 ribu sesuai tiket yang dibeli dari loket resmi.
Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet dan menuai beragam komentar terkait pelayanan transportasi umum.
Setelah video klarifikasi dan permintaan maaf diunggah oleh pihak Chandra Bus, publik berharap evaluasi internal segera dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali menimpa penumpang lainnya.
Pihak perusahaan juga menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan kru di lapangan demi menjaga kenyamanan dan kepercayaan pelanggan.











