MEDAN – Sebuah insiden gangguan infrastruktur kelistrikan mengejutkan warga di kawasan Medan Deli pada Senin malam (8/6/2026). Satu unit transformator (trafo) milik PLN yang berada di Jalan Suasa Raya, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, dilaporkan mengalami kendala teknis serius hingga diduga mengeluarkan percikan api berbahaya sekitar pukul 20.26 WIB.
Kepanikan warga sempat memuncak lantaran lokasi trafo yang bermasalah tersebut berada di dekat area permukiman padat penduduk. Khawatir percikan api dapat memicu kebakaran yang lebih besar, sejumlah warga setempat langsung berupaya mencari bantuan secara cepat.
Informasi mengenai peristiwa ini pertama kali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya setelah sejumlah saksi mata mengunggah situasi terkini ke media sosial. Dalam narasi yang beredar, warga tampak sangat panik dan mendesak netizen lain untuk membantu menyambungkan laporan darurat ini langsung ke pihak PT PLN (Persero), lantaran mereka kesulitan menghubungi nomor layanan pelanggan di saat genting.
“Tolonglah yang punya nomor PLN bantu teleponkan. Kejadian hari ini, Senin 8 Juni 2026 pukul 20.26 WIB. Jalan Suasa Raya atau lewat kuburan. Tolong urgent,” tulis salah seorang warga dalam takarir unggahannya yang bernada panik.
Respons Cepat Tim Teknis
Unggahan yang sempat viral di beberapa akun informasi lokal Medan tersebut langsung mendapat respons dari masyarakat dan pihak terkait. Kondisi darurat (urgent) ini dinilai cukup mengkhawatirkan karena letak trafo yang berada tidak jauh dari area pemakaman umum setempat dan melintasi jalur utama aktivitas warga.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap tim teknis dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Medan dapat segera tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman mandiri, mengisolasi aliran listrik, serta mengevaluasi kerusakan pada komponen trafo tersebut.
Insiden ini juga memicu imbauan berantai di tengah warga agar tetap waspada dan menjauhi area sekitar tiang listrik yang mengalami gangguan guna menghindari risiko korsleting susulan atau sengatan listrik, sembari menunggu penanganan resmi dari petugas yang berwenang.























