POLHUKRIM

Tolak Beri Uang Keamanan, Bus Pariwisata Dirusak di Belawan: Satu Pelaku Berhasil Diringkus

BELAWAN – Tim Unit Reskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil membekuk seorang pria berinisial DZ (31), salah satu pelaku pelemparan dan pengrusakan bus pariwisata yang terjadi di depan Dermaga Bandar Deli. Penangkapan ini dikonfirmasi oleh kepolisian pada Kamis (5/2/2026).

Kronologi Kejadian: Dihadang 8 Pria Berhelm

Insiden bermula pada 14 Januari 2026, saat bus pariwisata milik Vina Travel hendak memasuki area parkir Dermaga Bandar Deli untuk menurunkan penumpang. Secara tiba-tiba, laju bus dihadang oleh sekelompok pria berjumlah delapan orang yang semuanya mengenakan helm untuk menutupi identitas.

Salah satu pelaku kemudian memecahkan kaca bus secara anarkis. Tidak berhenti di situ, saat sopir bus turun untuk mengecek kerusakan, para pelaku justru melakukan penganiayaan secara bersama-sama.

“Setelah kaca bus dipecahkan, sopir turun dan mendapat penganiayaan dari para pelaku. Beruntung warga sekitar segera membantu korban, sehingga para pelaku melarikan diri,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo.

Motif: Kesal Tak Diberi Uang

Berdasarkan hasil interogasi pascapenangkapan, DZ mengaku nekat melakukan aksi premanisme tersebut karena merasa kesal. Para pelaku sebelumnya mencoba meminta uang kepada sopir bus, namun permintaan tersebut ditolak.

Barang Bukti yang Diamankan

Polisi berhasil mengidentifikasi DZ yang merupakan warga Kelurahan Belawan I. Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat keterlibatannya dalam aksi tersebut:

  • 1 buah helm dan celana jeans (digunakan saat kejadian).
  • 1 buah sangkur (senjata tajam).
  • Pecahan kaca bus dan 2 unit handphone.

Pengejaran Pelaku Lain

Meski DZ telah diamankan, kepolisian masih memiliki pekerjaan rumah untuk meringkus rekan-rekan pelaku lainnya. DZ menyebutkan bahwa ia menjalankan aksinya bersama tiga rekan utamanya, dari total delapan orang yang ada di lokasi.

“Tersangka mengakui perbuatannya dilakukan bersama rekan-rekan yang lain. Saat ini tim masih terus melakukan pengembangan,” tutup AKP Agus Purnomo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *