Dedikasi Untuk Masyarakat Kota Medan
banner 728x250

Diduga Jukir Liar Berkeliaran di Asia Mega Mas, Pengendara Dipungut Uang Lalu Dilarang Parkir

banner 468x60

MEDAN – Dugaan praktik parkir liar kembali menjadi sorotan publik di Kota Medan. Seorang pengendara mengaku dimintai uang parkir oleh seorang pria yang tidak mengenakan atribut maupun identitas resmi petugas parkir di kawasan Asia Mega Mas, Jalan Kapten Jumhana, Medan, Jumat (5/6/2026) siang.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di sekitar area Klinik Kurnia Mega. Informasi yang beredar menyebutkan, pengendara yang berhenti di lokasi didatangi oleh seorang pria yang kemudian meminta uang parkir layaknya petugas parkir resmi.

banner 728x250

Namun, yang menjadi perhatian warga, pria tersebut tidak terlihat mengenakan seragam, rompi, kartu identitas, maupun atribut lain yang lazim digunakan oleh juru parkir resmi yang bertugas di bawah pengelolaan pemerintah daerah atau pihak pengelola kawasan.

Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, pengendara tersebut sempat memberikan sejumlah uang kepada pria yang meminta pungutan parkir. Akan tetapi, setelah menerima uang tersebut, pria itu disebut justru melarang pengendara untuk kembali memarkirkan kendaraannya di lokasi yang sama pada kesempatan berikutnya.

Kejadian itu kemudian direkam dan videonya beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam waktu singkat, unggahan tersebut menuai beragam komentar dari masyarakat yang mempertanyakan legalitas oknum yang melakukan pungutan parkir tersebut.

Sejumlah warganet menilai praktik seperti itu dapat merugikan masyarakat karena tidak memberikan kepastian terkait status petugas maupun penggunaan uang yang dipungut dari pengendara.

“Kalau memang petugas resmi, seharusnya ada atribut dan identitas yang jelas. Jangan sampai masyarakat dipungut biaya oleh oknum yang tidak memiliki kewenangan,” tulis salah seorang pengguna media sosial dalam kolom komentar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status pria yang diduga melakukan pungutan parkir tersebut. Belum diketahui pula apakah yang bersangkutan merupakan petugas parkir resmi atau oknum yang beroperasi secara ilegal.

Masyarakat berharap instansi terkait dapat segera melakukan penelusuran dan penertiban apabila ditemukan adanya praktik parkir liar di kawasan tersebut. Selain menjaga ketertiban, langkah itu dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat yang memanfaatkan fasilitas parkir di ruang publik.

banner 500x300 Magang Jepang Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *