MEDAN — Fase pemulangan jemaah haji asal Provinsi Sumatera Utara resmi dimulai. Sebanyak 360 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Medan dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air pada Selasa (2/6/2026) dini hari.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengonfirmasi bahwa kepulangan kloter pertama ini akan melalui gerbang udara Kabupaten Deli Serdang sebelum bergeser ke asrama debarkasi.
“Kloter 1 Debarkasi Medan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang pada Selasa (2/6) pukul 03.15 WIB,” ujar Zulkifli saat memberikan keterangan di Asrama Haji Medan, Senin (1/6/2026).
Zulkifli merincikan, total 360 jemaah haji yang mendarat pada kloter perdana ini didominasi oleh warga asal Kota Binjai sebanyak 223 jemaah dan disusul warga asal Kota Medan sebanyak 131 jemaah. Selain jemaah, penerbangan ini juga membawa enam orang petugas kloter yang mendampingi selama di perjalanan.
Para petugas tersebut mencakup Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), tenaga medis, serta unsur Petugas Haji Daerah (PHD). Rombongan perdana ini telah sukses menuntaskan seluruh rangkaian ibadah rukun Islam kelima di Tanah Suci selama 41 hari.
Lebih lanjut, Zulkifli memaparkan alur kedatangan jemaah setibanya di bandara hingga menuju lokasi transit di Kota Medan. Pihak panitia memperkirakan proses debarkasi di bandara hingga mobilisasi darat memakan waktu sekitar dua jam.
“Karena baru mendarat di Kualanamu pukul 03.15 WIB, maka dibutuhkan waktu dua jam guna proses jemaah keluar dari pesawat dan perjalanan dengan bus Damri ke asrama haji,’’ urai Zulkifli menjelaskan teknis penyambutan.
Berdasarkan data yang dihimpun PPIH Debarkasi Medan, total jemaah haji asal Sumatera Utara yang akan dipulangkan secara bertahap pada musim haji tahun 2026 ini mencapai 5.972 orang. Seluruh jemaah tersebut terbagi ke dalam 17 kelompok terbang. Proses pemulangan maraton ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 2 Juni hingga berakhir pada 21 Juni 2026 mendatang.
Maskapai Garuda Indonesia Siapkan Evaluasi dan Layanan Optimal
Di tempat terpisah, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menyatakan komitmen penuhnya untuk mengawal kelancaran fase pemulangan jemaah haji Sumut agar berjalan tanpa kendala teknis.
Branch Manager Garuda Indonesia Medan, Bobby Pratama Saragih, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim internal khusus yang bertugas melakukan pengawasan dan pemantauan melekat terhadap performa pelayanan armada pesawat haji tahun ini.
Pihak manajemen juga menjadikan operasional fase pemberangkatan (embarkasi) 5.972 calon haji Sumut yang rampung pada 11 Mei 2026 lalu sebagai bahan rujukan dan bahan evaluasi kerja.
“Tentunya kami berharap di fase dua (pemulangan) bisa lebih baik. Jika ada kendala yang kami hadapi di fase satu, mungkin bisa dilakukan perbaikan di fase kedua ini,” pungkas Bobby optimistis.












