Dedikasi Untuk Masyarakat Kota Medan
banner 728x250

Lapangan Sepak Bola Cadika Ditutup Sementara

banner 468x60

MEDAN — Lapangan Sepakbola di Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, resmi ditunjuk menjadi salah satu fasilitas arena latihan bagi tim-tim kontestan yang berlaga di ajang bergengsi Piala AFF U-19 2026. Sejauh ini, sarana olahraga milik Pemerintah Kota Medan tersebut telah sukses digunakan oleh Tim Nasional (Timnas) Vietnam U-19 dan Timor Leste U-19 untuk mematangkan persiapan mereka.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, Tengku Chairuniza, mengonfirmasi bahwa kedua tim Asia Tenggara tersebut telah menggelar sesi latihan intensif di Lapangan Cadika pada akhir pekan lalu.

banner 728x250

“Selain Vietnam ada juga Timor Leste, kemarin, hari Sabtu 30 Mei ya. Di hari Minggu timnas Vietnam,” ujar Chairuniza melalui keterangan tertulis yang diterima awak media, Senin (1/6/2026).

Chairuniza menjelaskan bahwa pemilihan Lapangan Cadika sebagai lokasi pemusatan latihan ini bukan tanpa alasan. Lokasi tersebut dipilih langsung berdasarkan hasil kurasi dan rekomendasi dari pihak Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Sesuai dengan rekomendasi AFF dan PSSI ya, layak lah untuk sesi latihan,” tambah Kadispora Kota Medan tersebut.

Diberlakukan Aturan Tertutup Guna Sterilisasi Strategi

Selama pergelaran sesi latihan berlangsung, pihak pengelola menerapkan kebijakan tegas dengan menutup sementara kawasan Taman Cadika untuk masyarakat umum. Chairuniza menegaskan bahwa sterilisasi area ini dilakukan demi mematuhi regulasi dan instruksi langsung dari panitia pelaksana turnamen serta PSSI.

“Kita di Cadika hanya mengikuti arahan dari panitia pelaksana dan PSSI dalam hal ini kan,” terangnya.

Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena penutupan operasional Taman Cadika hanya bersifat situasional dan berdurasi pendek. Setelah agenda latihan timnas selesai, seluruh fasilitas taman langsung dibuka kembali seperti biasa untuk aktivitas publik.

“Ya ditutup (Taman Cadika) tapi hanya beberapa jam saja. Tidak satu harian, pas mereka (Timnas Vietnam) latihan saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Chairuniza memaparkan bahwa pemberlakuan sesi latihan tertutup ini merupakan hal yang lumrah dalam dunia sepak bola profesional. Tim peserta sengaja membatasi akses pandangan dari publik maupun media demi menjaga kerahasiaan taktik permainan yang sedang dipersiapkan oleh tim kepelatihan.

“Di situ lah mereka tidak mau dilihat, kalau masuk akalnya, mungkin latihan strategi kan, jangan dilihat orang,” pungkas Kadispora Medan.

banner 500x300 Magang Jepang Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *