Hasyim, SE Resmi Pimpin Kembali DPC PDI Perjuangan Medan 2025-2030, Instruksikan Kader Satu Komando

MEDAN – Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, MM, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Medan masa bakti 2025-2030. Penyerahan dokumen strategis ini berlangsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumut, Jalan Letjen Djamin Ginting, Medan, pada Sabtu (11/4/2026).

SK kepengurusan tersebut diterima langsung oleh Hasyim SE selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, dengan didampingi Sekretaris Boydo HK Panjaitan, SH, dan Bendahara Ust. Fuad Akbar, M.Sos. Prosesi ini menandai legalitas kepemimpinan Hasyim untuk menakhodai partai berlambang banteng moncong putih tersebut di ibu kota Sumatera Utara selama lima tahun ke depan.

Konsolidasi dan Gerak Akar Rumput
Dalam sambutannya, Hasyim SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, serta jajaran DPD Sumut atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah partai di Kota Medan.

“Kami menginstruksikan seluruh kader, baik di struktur maupun simpatisan, untuk segera bersatu padu. Tidak ada lagi faksi-faksi. Semua harus tegak lurus satu komando terhadap keputusan Ketua Umum demi memenangkan kontestasi politik 2029 dan 2030 mendatang,” ujar Hasyim dalam keterangan resminya.

Hasyim juga menekankan pentingnya bagi seluruh pengurus untuk menjaga jati diri sebagai “Partainya Wong Cilik”. Ia meminta jajaran pengurus baru tidak sekadar memegang jabatan, tetapi menjadikan posisi tersebut sebagai alat perjuangan untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi konkret atas persoalan warga Medan.

Optimisme Struktur Baru
Penyusunan kepengurusan periode ini diklaim telah mempertimbangkan berbagai elemen masyarakat dan kompetensi kader yang mumpuni. Hasyim meyakini bahwa komposisi ini akan membawa energi baru dan inovasi dalam strategi pemenangan partai di wilayah yang dinamis.

“Jabatan adalah alat perjuangan. Saya meminta seluruh pengurus segera menyusun program kerja yang terukur agar PDI Perjuangan tetap menjadi kekuatan politik utama yang dicintai dan dipercaya masyarakat Kota Medan,” tutupnya.

Semarak Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan: Ribuan Kafilah “Lautan Manusia” Padati Gatot Subroto

MEDAN – Ruas Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (11/4/2026) pagi. Ribuan kafilah dari 21 kecamatan se-Kota Medan tumpah ruah mengikuti Pawai Ta’aruf dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, melepas langsung para peserta dari panggung kehormatan. Acara ini menandai dimulainya rangkaian MTQ yang dijadwalkan berlangsung hingga 18 April 2026 mendatang.

Pawai ini menampilkan perpaduan harmonis antara nilai religius dan kekayaan budaya lokal. Setiap kafilah unjuk kreativitas melalui busana Islami, atraksi seni tradisional, kendaraan hias bertema miniatur ikon daerah, hingga lantunan shalawat yang menggema di sepanjang rute pawai.

“Alhamdulillah, pawai ta’aruf berjalan lancar. Saya sangat mengapresiasi seluruh kafilah yang tampil penuh semangat dan kreativitas,” ujar Rico Waas di sela-sela kegiatan.

Wali Kota menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan simbol persatuan dan syiar Islam di tengah masyarakat Medan yang majemuk. Hal ini terlihat dari antusiasme penonton yang datang dari berbagai latar belakang etnis, mulai dari Melayu, Batak, Jawa, hingga Tionghoa dan India, yang memadati sisi jalan sejak pagi hari.

Kecamatan Medan Selayang, sebagai juara umum tahun lalu, memimpin barisan dengan iringan marching band dan arak-arakan trofi juara. Disusul oleh kafilah dari kecamatan lain seperti Medan Labuhan, Medan Baru, hingga tuan rumah Medan Sunggal yang menampilkan miniatur arsitektur Islami yang memukau.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Anggota DPRD Kota Medan Saipul Bahri, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Kakankemenag Impun Siregar, serta jajaran unsur Forkopimda Kota Medan.

Usai melepas peserta pawai, Wali Kota beserta rombongan meresmikan stand pameran pembangunan dan UMKM dengan prosesi pengguntingan pita. MTQ ke-59 tahun ini mengusung tema “Membangun Ketaatan yang Hakiki kepada Allah SWT dan Rasul-Nya Menuju Medan Bertuah,” dengan harapan dapat melahirkan qori dan qoriah berprestasi yang akan mewakili Kota Medan di tingkat yang lebih tinggi.