Medan, Sumatera Utara — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar, S.E., M.A.P., menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Penguatan Karakter Kebhayangkaraan serta Digitalisasi bagi Guru Jenjang SD, SMP, SMA KB-1 Medan Tahun 2026.
Acara berlangsung pada Kamis (12/02/2026) pukul 09.00 WIB di Gedung Utama BPMP Sumut, Jalan Asam Kumbang, Medan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas undangan Yayasan Kemala Bhayangkari Pengurus Daerah Sumatera Utara, dengan tujuan memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendidikan era digital sekaligus menanamkan nilai karakter kebhayangkaraan.
Rangkaian Acara
Forum dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu kebangsaan, menegaskan semangat nasionalisme yang menjadi landasan pendidikan.
Ketua Panitia, Ibu Marlin Bambang, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana peningkatan kompetensi guru. Ia berharap para peserta dapat menyerap materi dengan baik dan mengimplementasikannya di sekolah masing-masing.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala BBGTK Sumut yang diwakili Katim Kemitraan, Bapak Ichwan Nasution. Ia menegaskan bahwa pembelajaran mendalam dan digitalisasi merupakan dua aspek yang harus berjalan beriringan. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut menguasai teknologi, tetapi juga mampu menanamkan nilai karakter kebhayangkaraan kepada siswa.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Kemala Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, Ibu Mona Whisnu Hermawan. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam menghadapi era digital. “Digitalisasi adalah keniscayaan, tetapi karakter kebhayangkaraan harus tetap menjadi jiwa pendidikan kita,” ujarnya.
Kehadiran Kepala Disdikbud Medan
Kepala Disdikbud Medan, Benny Sinomba Siregar, hadir sebagai tamu kehormatan. Kehadirannya menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mendukung peningkatan kualitas guru. Dalam kesempatan itu, Benny menerima cendera mata dari panitia sebagai simbol penghargaan atas dukungan yang diberikan.
Benny menekankan bahwa guru merupakan ujung tombak pendidikan. Menurutnya, pembelajaran mendalam harus mampu mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan berkarakter. “Guru harus menjadi teladan, bukan hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam sikap dan perilaku,” katanya.
Suasana Kegiatan
Gedung Utama BPMP Sumut dipenuhi ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi, mencatat poin-poin penting, dan berdiskusi dengan narasumber. Dokumentasi kegiatan dilakukan secara menyeluruh, menandai pentingnya acara ini sebagai bagian dari sejarah perjalanan pendidikan di Medan.
Para peserta menyambut baik materi yang disampaikan, terutama terkait digitalisasi pembelajaran. Banyak guru yang mengungkapkan bahwa transformasi digital menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Penutup
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta, narasumber, dan tamu undangan. Suasana penuh keakraban tercipta, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun pendidikan yang lebih baik.
Dengan terselenggaranya bimtek ini, diharapkan guru-guru KB-1 Medan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan modern, sekaligus tetap menjaga nilai karakter kebhayangkaraan sebagai identitas bangsa. Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendukung penuh setiap upaya peningkatan kualitas pendidikan demi terciptanya generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
